Senin, 07 Maret 2011
Puisi Mbeling
Diwaktu Malam
Dalam tidurku tak tenang
Kaki-kakiku goyang-goyang
Makin terasa hasratku
Tak bisa ku pendam
Ku coba berpikir positif
Tak bisa
Aku berharap ada yang menemaniku saat ini
Ketika hasratku yang menggebu
Tak bisa tertahankan lagi
Ku coba untuk bertahan
Namun ku tak kuat
Ku tak kuasa
Hingga akhirnya
Aku berteriak
Maaaaaaa
Antar aku pipis
Puisi Mantra
Ragu-Ragu
Kamu ragu
Aku ragu
Kamu aku ragu-ragu
Aku kamu ragu-ragu
Aku ragu kamu ragu
Ragu-ragu kamu dan aku
Ragu-ragu
Aku kamu
Ragu kau ku ragu
Ku ragu kau ragu
Ku ragu-ragu kau
Kenapa aku ragu?
Karena kau ragu
Kenapa kamu ragu?
Kenapa harus ragu
Kalau kamu ragu
Aku juga ragu
Tak usahlah ragu-ragu
Karena aku yang terbaik bagimu
Selasa, 08 Februari 2011
Biru langit pagi ini
pagi Februari
mungkin hujan sore nanti
don’t you see?
orang-orang bergegas dalam bayang
teringat gambar Satrapi
tapi pagi ini bukan pagi revolusi
cuma antrian panjang periuk nasi dan lupa diri
sambil menunggu mati
mengapa pilih jalan yang sulit
seolah tak ada ruang ‘tuk berkelit?
dan buat apa juga pelit
maut mengintai setiap detik
Seperti katamu malam itu,
“Yang membedakan bukan bagaimana kita lahir dan menjalani
tapi seperti apa kita ‘kan mati”
Sebab cinta yang baik, tak cuma untuk hari ini
tapi juga buat nanti
semoga jemuranku kering hari ini
Rabu, 06 Oktober 2010
Jadilah pribadi yang dirindukan kehadirannya.
Kehadiran Anda akan selalu dirindukan orang,
apabila Anda:
menggunakan nama yang baik, berbicara dengan bahasa yang indah,
dan berlaku dengan cara-cara yang ramah di hati orang lain.
Dan jika mungkin, jadikanlah kehadiran Anda sebagai pengindah waktu mereka.
Maka indahkanlah nama Anda, tutur kata, dan cara-cara Anda dalam membawa diri.
Sebutlah nama orang lain dengan nada yang penuh kebaikan, dan senangkanlah mereka dengan menyampaikan terima kasih, pujian, dan anjuran ramah yang membangun.
Pastikanlah mereka meninggalkan Anda dengan hati yang lebih bergembira daripada saat mereka datang menemui Anda.
………..
Sahabat saya yang baik hatinya,
yang sedang ditunggu ketegasannya untuk memutuskan yang baik, dan yang sedang dinantikan keikhlasannya untuk membarukan dirinya agar Anda berhak bagi kehidupan yang kualitasnya baru.
Jadilah pribadi yang karena kebaikan pekertinya, dirindukan oleh mereka yang merindukan kebaikan hidup.
Karena, setiap jiwa pasti merindukan kehadiran Anda yang membantu banyak orang menemukan kualitas-kualitas asli mereka, membangun kegembiraan dan rasa hormat kepada diri mereka sendiri, dan membantu memperjelas alasan dan tujuan perjalanan hidup mereka.
Ia hanya menjadi permanen bagi orang yang menganggapnya permanen.
Paku yang memantek seseorang ke papan gosok di mana dia berada sekarang adalah perasaan bahwa masalah-masalahnya saat ini adalah permanen, sedangkan keberhasilan dan kebahagiaannya hanyalah sementara.
………..
Kita tidak mungkin membebaskan diri dari masalah,
karena masalah adalah penghormatan kepada kita.
Tuhan Yang Maha Perkasa menjamin bahwa tidak ada orang yang akan dimasukkan ke dalam masalah yang tidak bisa diatasinya. Sehingga, masalah apa pun yang kita masuki, adalah masalah yang telah ditetapkan berada di bawah kemampuan kita.
Tetapi, masalah sekecil apa pun, akan menjadi penghambat kemajuan dan bahkan menjadi pengerdil masa depan, bagi orang yang memilih untuk tidak menghormati dirinya sendiri, dan tidak mempercayai jaminan Tuhan.
Ambillah seburuk-buruknya keadaan, kemudian taruhlah pribadi dengan hati yang bening, pikiran yang bersih, dan perilaku yang indah – kedalam masalah itu. Dan Anda akan segera melihat keadaan yang tadinya dikeluhkan orang itu – menjadi keadaan yang memuliakan banyak orang.
Ambillah sebaik-baiknya keadaan, kemudian taruhlah pribadi dengan hati yang pengeluh, pikiran yang tidak malu diperhatikan Tuhan, dan perilaku yang penuh ketidak-jujuran. Dan Anda akan segera melihat keadaan yang tadinya didiamkan orang banyak – menjadi keadaan yang sudah disentuh ujung api neraka.
...........
Sahabat saya yang baik hatinya,
Bukan kurangnya kemampuan yang melemahkan kehidupan,
tetapi tidak cukupnya kesungguhan untuk menggunakan kemampuan yang ada.
Bukan tidak adanya modal yang menghalangi pengembangan kehidupan, tetapi kurangnya penghormatan kepada diri sendiri sebagai modal utama pembaru kehidupan.
Pribadi yang lemah, dipermak oleh lingkungan.
Pribadi yang kuat, merancang lingkungan.
Bukan lingkungannya, pribadinya!
Bukan orang lain, Anda!
Semua masalah Anda itu sementara, jiwa Anda yang mulia itulah yang akan hidup permanen, yang berhak merajai kehidupan dunia dan kehidupan sesudah ini.
Anda adalah jiwa kecintaan Tuhan.
Anda sadari atau tidak, Anda kecintaan Tuhan.
Maka bersikaplah, berpikirlah, dan berlakulah yang pantas bagi jiwa yang dicintai Tuhan.
Anda adalah jiwa yang sangat dicintai Tuhan.
"Saya ingin jadi dokter! Saya ingin jadi arsitek. Saya ingin jadi insinyur. Saya ingin jadi presiden." Biasanya kita ditanya tentang cita-cita ketika berusia di bawah 10 tahun. Tentu saja kita umumnya akan menjawab tanpa pikir panjang. Tapi, jika sekarang kita ditanya tentang cita-cita, mungkin saja kita akan menjawab: Hari gini, masih ditanya cita-cita? Atau, kita bisa saja tidak bisa menjawab, karena memang kita tidak tahu apa yang kita ingin raih.
Kita tidak punya gambaran yang jelas tentang apa yang ingin kita capai. Tetapi, tahukah Anda bahwa cita-cita itu memiliki kekuatan dahsyat untuk mendorong seseorang menjadikannya kenyataan? Jadi, siapkan cita-cita Anda dan mulailah bergerak menuju realisasinya. Simak yang berikut.
Kekuatan Cita-cita
Cita-cita ternyata memiliki kekuatan dahsyat untuk melakukan berbagai hal dalam hidup ini. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.
Bertindak
Cita-cita mampu mendorong kita untuk bertindak. Dengan cita-cita kita terpacu untuk melakukan sesuatu untuk lebih mendekatkan diri kepada cita-cita tersebut. Gail Johnson, seorang pekerja sosial, memiliki cita-cita untuk mendirikan lagi sebuah rumah perawatan bagi ibu dan anak penderita AIDS ketika rumah perawatan tempatnya bekerja ditutup.
Cita-cita ini mendorong Gail untuk bertindak mencari tempat, mengumpulkan dana, dan mengumpulkan para sukarelawan untuk bersama-sama berjuang mendirikan rumah perawatan tersebut. Akhirnya, bukan satu saja rumah perawatan yang berhasil ia dirikan, tetapai beberapa secara berturutan.
Menemukan Solusi
Cita-cita juga mendorong kita untuk selalu berpikir positif dalam menemukan solusi dari masalah yang mengadang kita dalam perjalanan meraih cita-cita. Gail yang telah memutuskan untuk mendirikan rumah perawatan bagi penderita AIDS menemukan kendala ketika harus menyekolahkan anak angkatnya yang menderita AIDS di sekolah umum.
Lalu, karena cita-citanya untuk memberikan pendidikan yang layak bagi anaknya tersebut di sekolah umum, ia pun akhirnya mengunjungi beberapa tokoh terkait untuk memperjuangkan kesempatan belajar bagi anaknya tersebut.
Akhirnya, ia menemukan solusinya. Ia menemukan pihak yang tepat (media dan tokoh masyarakat setempat) yang dapat membantunya meraih cita-citanya menyekolahkan anaknya.
Bertahan
Cita-cita pun memiliki kekuatan dahsyat dalam memberikan semangat kepada kita ketika harus menghadapi berbagai tantangan. Tanpa cita-cita, akan lebih mudah bagi kita untuk patah semangat ketika menghadapi masalah. Dengan cita-cita yang jelas, dan keinginan yang kuat, Gail Johnson mampu bertahan terhadap gelombang protes orang tua yang tidak menginginkan anak Gail Johnson yang mengidap AIDS untuk belajar di sekolah umum.
Tetapi, Gail tidak begitu saja menyerah. Ia terus berjuang sampai akhirnya, anaknya diperbolehkan untuk belajar bersama-sama anak-anak lainnya. Ia juga berjuang mendidik anak-anak, orang tua, dan juga guru tentang AIDS dan bagaimana berteman dengan para penderita AIDS.
Berarti
Cita-cita juga membuat hidup lebih bergairah dan berarti. Dengan memiliki cita-cita, kita memiliki harapan untuk meraih cita-cita tersebut. Harapan ini memompa semangat bagi kita untuk beraktivitas. Ketika cita-cita telah berhasil kita capai, kita akan merasa bahwa kita memang telah melakukan sesuatu yang berharga, baik bagi diri sendiri maupun bagi orang lain di sekitar kita.
Misalnya, Nkosi Johnson, putra dari Gail Johnson, telah mengidap AIDS sejak dalam kandungan. Nkosi, dengan bantuan ibu angkatnya, Gail, memiliki cita-cita untuk memberikan penjelasan kepada orang di seluruh dunia tentang bagaimana bersosialisasi dengan para penderita AIDS.
Walaupun tubuhnya lemah, dengan kekuatan cita-cita, ia akhirnya mampu berkeliling dunia, menjadi pembicara di forum internasional dengan ribuan audiens. Anak kecil yang lemah ini merasa, walaupun dirinya secara fisik lemah, tetapi ia telah mampu menyumbangkan sesuatu yang berarti bagi banyak orang, terutama sesama penderita AIDS.
Bagaimana Caranya?
Mungkin sekarang kita sudah ingin memiliki cita-cita lagi. Lalu bagaimana caranya menemukan cita-cita? Sandy Karn dalam artikelnya "Focus on Your Dream" menuliskan ada tiga langkah dalam proses menemukan cita-cita.
Langkah 1: Rumuskan Keinginan
Sering kali kita tidak punya gambaran yang jelas tentang apa yang ingin kita capai. Jika memang demikian, akan sulit bagi kita untuk mencapainya. Hal ini sama seperti jika kita sedang berkendaraan dan tidak tahu tujuan kita berkendaraan.
Jadi, langkah pertama yang harus kita lakukan adalah mencari tahu apa yang sebenarnya kita inginkan dalam bisnis atau pekerjaan, dan dalam kehidupan pribadi kita. Semakin jelas cita-cita tersebut kita rumuskan, semakin mudah bagi kita untuk memilih strategi pencapaiannya. Misalnya: Dalam lima tahun ke depan, saya ingin membuka sebuah rumah es krim.
Langkah 2: Perinci Keinginan
Setelah kita dapat merumuskan keinginan kita, pastikan bahwa kita bisa merumuskannya dengan terperinci. Jika memang kita ingin berjualan es krim, es krim jenis apa yang akan kita jual: satu rasa, berbagai rasa. Kita juga perlu perinci di mana kita akan membuka usaha penjualan es krim tersebut dan es krim seperti apa yang akan kita jual.
Apakah kita akan berjualan es krim saja atau ada makanan kecil untuk menemani makan es krim. Siapa target pasar kita: anak kecil, remaja, atau orang dewasa. Jika kita ini berjualan untuk anak kecil, mungkin kita perlu menambahkan fasilitas bermain untuk anak-anak (VCD gerak dan lagu bagi anak-anak, permainan ringan agar anak-anak betah berkunjung ke tempat es krim Anda).
Begitu pula jika Anda membidik remaja atau orang dewasa: Anda perlu memikirkan apa yang bisa mengundang mereka untuk datang terus dan menjadi betah dan loyal untuk berkunjung ke tempat usaha Anda.
Langkah 3: Fokus
Setelah cita-cita berhasil kita rumuskan dengan jelas dan terperinci, langkah selanjutnya adalah memfokuskan semua daya dan usaha untuk mewujudkannya. Mungkin kita masih perlu tambahan dana, ataupun waktu untuk mewujudkannya.
Hal tersebut bukan merupakan masalah. Yang penting, jika fokus kita sudah tertuju pada cita-cita yang telah dirumuskan, yang perlu kita lakukan adalah mulai mengambil langkah awal untuk mendekatkan diri ke cita-cita tersebut. Jika perlu, kita bisa menceritakan cita-cita ini pada orang-orang yang berada di sekitar kita, terutama mereka yang mungkin bisa membantu kita, baik dalam memberikan semangat, tips, ataupun bantuan tenaga dan keuangan untuk mewujudkan cita-cita kita itu.
Bagaimana dengan Anda?
Sudahkah Anda memiliki cita-cita? Sudahkah Anda memperjelas cita-cita Anda sehingga mempermudah Anda untuk meraih dan mewujudkan cita-cita tersebut?
Sukses untuk Anda.
“Jangan Pernah Menertawakan Mimpi Anda” dan “Mengapa Bermimpi Saja Sulit”.
0 komentar Diposting oleh siti khotijah di 01.05Well, saya memang senang bila berbicara soal mimpi. Why? Karena saya sendiri merasa hidup saya saat ini ngga jauh-jauh dari mimpi yang dulu pernah melekat di benak maupun yang pernah saya tuliskan dalam buku impian.
Rekan-rekan, hidup ini cuma sekali. Sayang sekali kalau kita melewatkannya begitu saja. Jangan sampai nanti ketika kelak kita meninggalkan dunia ini, tidak ada ‘prestasi’ apapun yang kita torehkan, yang bisa menjadi bahan cerita dan kebanggaan anak cucu kita.
Prestasi-prestasi itu tentunya selalu diawali dari sebuah mimpi. Ya, mimpi. Tidak peduli apapun mimpi Anda, selalu ada harapan untuk mewujudkannya. Dan kali ini saya ingin mengupas beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk selangkah lebih dekat dari dream yang sudah Anda buat, bahkan kalau perlu terwujud semua dream tersebut.
Mudah-mudahan bisa menghapus gundah gulana rekan-rekan yang bingung harus memulai dari mana mewujudkan mimpinya masing-masing
#1. Tancapkan Mimpi Anda, Dalam Pikiran dan Hati
Kenapa mimpi ini harus ditancapkan? Agar ada keyakinan dalam setiap proses yang Anda jalani nantinya untuk selangkah bahkan mewujudkan dream tersebut. Karena keyakinan adalah awal dari sukses tidaknya apa yang kita lakukan. Hati-hati dengan keyakinan. Jika tidak menyeret Anda dalam lingkaran malaikat, maka dia akan menjebak Anda dalam lingkaran setan.
How? Tulis semua mimpi yang ingin Anda capai dalam hidup ini. Buat saja semacam list sederhana dalam buku ataupun kertas yang sekiranya mudah untuk dilihat disebagian besar waktu Anda. Saya pribadi menuliskannya dalam sebuah buku kecil dan notes HP.
Kapanpun Anda punya waktu senggang, sisihkan waktu 1 menit saja untuk melihat mimpi-mimpi yang sudah Anda tuliskan tersebut. Ini adalah metode untuk mengikat mimpi dalam pikiran kita. Seperti halnya ketika kita sekolah. Makin sering kita membaca buku pelajaran, makin ingat kita materi-materi yang ada di dalamnya.
Bagaimana mengikat mimpi dalam hati? Dengan memvisualiasikannya. Ini mungkin membutuhkan waktu khusus. Dan waktu yang direkomendasikan adalah disaat kita hendak tidur dan baru bangun tidur (kenapa 2 waktu ini? Silahkan cari jawabnya di buku Quantum Ikhlas). Bayangkan seolah-olah Anda sudah mendapatkan mimpi itu. Rasakan dan syukurilah. Lakukan itu setiap hari.
Jadi ketika Anda nanti melihat mimpi yang sudah dituliskan Anda bisa dengan segera merasakan dengan hati bagaimana nikmatnya bila mimpi tersebut telah terwujud. Ikat mimpi dengan pikiran dan hati, oke!
#2. Mencari Jalan Mewujudkan Mimpi
Mimpi tinggallah mimpi bila kita tidak melakukan usaha apapun untuk mewujudkannya. Oleh karena itu, kita perlu mencari jalannya. Cari informasi-informasi yang dibutuhkan yang nantinya bisa membawa kita ke arah realisasi mimpi itu sendiri.
Contoh 1 : Seorang siswa SMA yang punya dream beasiswa kuliah gratis di PTN, maka dia harus mencari informasi tentang beasiswa tersebut dan apa saja yang dipersyaratkan disana.
Contoh 2 : Seseorang yang punya dream passive income dari bisnis internet, maka dia harus mencari informasi soal bisnis internet dan panduan bagaimana bisa sukses dari bisnis internet. Tentunya dari sumber yang tepat, bukan sumber abal-abal yang hanya ingin meraih untung belaka tanpa ada kontribusi yang berarti (baca : produk ngga berkualitas).
Contoh 3 : Seseorang yang punya dream masuk surga (impian semua orang saya rasa), maka dia harus mencari informasi bagaimana cara masuk Surga, persyaratan-persyaratan apa saja yang mesti dipenuhi sebagai seorang hamba Allah, apa-apa saja yang mesti ditinggalkan. Tujuannya tentu saja agar nantinya atas rahmatNya kita dimasukkan dan dikumpulkan dalam golongan orang yang beruntung. Dalami agama dan dekatkan diri kepadaNya.
#3. Segera Buat Goal-Goal Penunjang
Setelah informasi yang dibutuhkan sudah didapatkan maka sekarang waktunya menyusun goal-goal penunjang. Saya ingat ada sebuah quotes bagus, “Kesuksesan besar sebenarnya adalah kumpulah dari kesuksesan-kesuksesan kecil”.
Artinya apa? Dream besar kita sesungguhnya bisa dipecah menjadi beberapa goal-goal kecil. Cara ini memiliki efek psikologis yang lebih baik. Alih-alih berfokus pada dream yang besar, kita bisa fokus pada goal-goal kecil ini. Toh, ketika goal-goal kecil tercapai maka secara tidak langsung Dream itu sendiri akan terwujud.
Dengan goal-goal ini, kita bisa membuat prioritas waktu untuk kemudian disisihkan agar pelan tapi pasti kita bisa tetap mengejar mimpi tersebut. Jadi tanpa meninggalkan pekerjaan utama, kita masih bisa berusaha mengejar mimpi.
#4. Bertindaklah! Kejar Mimpi Itu Dengan Sikap Yang Benar
Goal sudah dibuat, maka langkah berikutnya adalah action alias bertindak untuk mensukseskan goal-goal itu. Dalam hal ini jangan semua goal dikejar sekaligus. Bisa-bisa yang ada malah semuanya ngga kesampaian. Fokus pada satu goal, sukseskan. Fokus lagi di goal berikutnya, sukseskan. Fokus lagi di goal berikutnya, sukseskan. Begitulah cara kerjanya. Tahu-tahu, nanti ketika goal tersebut sukses dream Anda sudah terwujud dengan sendirinya.
Dan jangan lupa, dalam mensukseskan goal tersebut hendaknya dalam setiap tindakan kita harus selalu diiringi dengan sikap yang benar. Entah itu dalam bentuk pola pikir (mindset) ataupun tindakan yang tidak melanggar etika ataupun norma-norma yang ada. Jangan asal grasak grusuk aja.
Semua yang indah di akhir, selalu diawali dengan kebaikan, dan selalu berada dalam koridor kebaikan dalam setiap prosesnya. Pegang kata-kata ini!
#5. Mintalah Bantuan Pada Sang Penguasa
Ada satu hal yang sangat ironis terjadi dalam masyarakat kita. Seringkali kita meminta bantuan kepada banyak orang yang punya kelebihan, entah itu kelebihan ilmu, kekuasaan atau apapun kelebihan lainnya. Tapi mereka semua hanyalah manusia, sama dengan kita.
Kita justru mengabaikan Sang Penguasa yang benar-benar memiliki kekuasaan besar, meliputi semesta alam ini. Sang Pencipta yang ditanganNya lah nasib semesta ini digenggam, entah sampai berapa lama hingga akhirnya diluluhlantakkan dan lebur menjadi satu (baca : kiamat). Dialah TUHAN.
TUHAN adalah sumber energi terbesar, yang kita butuhkan untuk terus bisa survive dalam semangat mengejar mimpi. Bukankah kadang-kadang kita merasa lelah dalam setiap perjuangan itu. Maka mendekatlah kepadaNya untuk mendapatkan kembali energi kita.
TUHAN adalah satu-satunya penolong yang hebat. Dia Maha Kuasa dan hanya atas kehendakNya lah segala sesuatunya terjadi di dunia ini. Jika kita bisa begitu ngototnya minta bantuan manusia yang punya banyak kekurangan, kenapa kita ngga ngotot minta bantuan TUHAN yang Maha Kuasa dan Tanpa Cela!
Dekatkan diri, lakukan ibadah plus-plus agar lebih diperhatikan. Misalnya untuk yang Muslim, kita punya : Shalat Tahajud, Shalat Duha (membuka rezeki), Shalat Hajat, bahkan kalau perlu laksanakanan Nadzar!
Tapi jangan habis manis sepah dibuang. Deket kalau ada maunya saja. Ketika mimpi itu dikabulkan sudah seyogyanya kita malah makin dekat kepadaNya, bukan malah sombong lantas lupa diri. Hanya mereka yang pandai bersyukur yang akan terus ditambahkan nikmatnya oleh ALLAH.
Semoga yang sedikit ini bisa berguna dan membantu rekan-rekan yang tengah dilanda kebingungan bagaimana menjembatani antara mimpi dan tindakan yang berujung pada suksesnya mimpi tersebut.
